3 Investasi Terbaik Dengan Peluang Tinggi di 2021



Investasi di tahun 2020 sudah lewat, dan saatnya kita menyusun rencana investasi baru untuk 2021. 

Pada tahun lalu saya sendiri lebih fokus mencari mana investasi terbaik saat corona virus melanda, lockdown dimana-mana, dan wfh dilakukan banyak orang. Saat ini saya lebih fokus ke investasi setelah corona dengan harapan optimis di 2021 dengan vaksinasi yang sedang berlangsung, perlahan-lahan semuanya akan kembali normal.

Tahukah anda, bahwa di tahun 2020 terjadi lonjakan investor yang tinggi, bahkan dilansir dari investor.id  lonjakan investor pasar modal pada tahun 2020 menembus rekor tertinggi dimana terdapat penambahan sekitar 527 ribu investor baru. 

Dengan asumsi banyak investor baru tersebut, semua yang ada di artikel ini akan dibahas dengan kacamata investor pemula, dan akan saya rekomendasikan mana investasi terbaik untuk pemula di akhir artikel.

Jenis-jenis investasi dan penjelasannya yang ada di artikel ini merupakan pendapat dan hasil analisa serta prediksi saya pribadi, dan dengan tujuan edukasi serta rekomendasi semata, sangat dianjurkan untuk anda melakukan analisa sendiri dan memutuskan sendiri, dimana anda akan berinvestasi.

Karena saya bukan ustadz dan memiliki pengetahuan yang minim mengenai agama, jadi saya tidak bisa menyimpulkan mana investasi terbaik menurut Islam, Kristen, Hindu atau agama yang lain. Mana yang halal dan mana yang haram, untuk hal ini, saya sarankan untuk anda berkonsultasi langsung dengan ahli agama pilihan anda.

Nah, yuk bahas satu-satu

1. Investasi Real Estate atau Properti

Secara umum investasi properti memang suatu investasi yang baik, karena harga properti yang selalu naik beriringan dengan populasi yang semakin naik. Apalagi kalau properti tersebut disewakan sehingga bisa mendapatkan cashflow bulanan.

Tapi kenapa saya sangat merekomendasikan properti?

Sebenarnya saat ini sudah agak telat... Pada awal pandemi 2020 lalu harga properti itu diskon besar-besaran, bahkan menurut bisnis.com sampai 30% yang menurut saya sangat bagus untuk dijadikan investasi. Nah, dengan memanfaatkan diskon properti yang sangat jarang terjadi ini, maka investasi properti saat ini walaupun mungkin sudah tidak 30% lagi, menurut saya masih menguntungkan.

Kalau anda bertanya kenapa harga properti bisa diskon pada saat pandemi, jawabanya mudah, karena banyak yang butuh uang. Ketika lockdown, banyak bisnis tutup, banyak pekerja diistirahatkan, sehingga menyebabkan beberapa orang mendapatkan uang dengan cara lain selain bekerja dan berbisnis yaitu dengan mengambil tabungan, meminjam uang dan yang banyak dilakukan ya menjual aset kepemilikan.

Salah satu kekurangan properti adalah kurangnya likuiditas, artinya begini, kalau anda punya tabungan reksadana (akan dibahas dibawah) hanya butuh waktu beberapa hari sampai dana anda cair, akan tetapi menjual properti biasanya membutuhkan waktuu yang lebih lama.

Nah, Pemasukan yang berkurang, kebutuhan uang buat bertahan selama pandemi, ditambah likuiditas properti yang susah, maka akan banyak pemilik properti menjual murah propertinya untuk mempercepat lukuiditas propertinya.

Dengan harapan pandemi corona segera berakhir, maka investasi properti ini akan sangat menguntungkan nantinya.


2. Investasi Emas

Yang paling penting dalam berinvestasi ya bisa mendapatkan untung bukan?

Jadi supaya bisa terus untung, berinvestasi lah baik di pasar saham DAN dalam aset alternatif seperti Emas.

Jika pasar saham bekerja dengan baik dan pemerintah melakukan tugasnya dengan baik, investasi kita akan meningkat.

Jika pemerintah mulai mencetak uang, maka harga aset alternatif seperti emas akan naik.

Dalam jangka panjang, melindungi nilai investasi Anda adalah cara yang bagus untuk mengamankan dan menumbuhkan kekayaan Anda.

Menurut statista.com return rata-rata emas pada 2019 adalah 18%. Pada tahun 2020, return emas dari tahun ke tahun mendekati 30%.

Jika Anda mengatur waktu pembelian Anda dengan ambruknya bulan Maret, seperti yang dilakukan banyak investor, Anda akan melihat return yang lebih tinggi.

Selama pemerintah terus mencetak uang baru, aset alternatif akan menjadi investasi yang luar biasa. Menjelang 2021, pemerintah baik di Indonesia maupun Negara lainya kemungkinan besar akan mencoba untuk "menghidupkan kembali" ekonomi, yang memungkinkan lebih banyak peluang untuk pertumbuhan aset alternatif.

3. Mobil Listrik

Mobil listrik telah menjadi pemenang terbesar di pasar saham US. Terlepas dari berita tersebut, meskipun industri persainganya mungkin berat, meskipun harganya mahal, orang-orang bertaruh jangka panjang pada mobil listrik dan prosesnya menghasilkan keuntungan jangka pendek yang luar biasa.

Ini angkanya:

Return TESLA  meningkat 650%

Jika pada awal tahun 2020 Anda menginvestasikan $ 10.000 dalam saham Tesla, sekarang Anda akan memiliki lebih dari 65.000 dolar.

Terkejut?

Ingin lebih terkejut lagi? Ok kalau begitu

Pernahkah Anda mendengar tentang NIO? Nio pada dasarnya adalah TESLA versi China. Mereka adalah produsen mobil listrik terbesar di China dan yang paling mungkin memenangkan pasar EV di sana.

Return tahunan NIO adalah 1250%

Jika pada awal tahun 2020 Anda menginvestasikan $ 10.000 di saham NIO, sekarang Anda akan memiliki lebih dari 125.000 dolar.

Jika anda memperhatikan apa yang terjadi di bidang kendaraan listrik, Anda bisa menjadi Millionaire pada tahun 2020 dengan investasi 70 hingga 80.000 dolar.

Tapi saya kan tinggal di Indonesia?

Iya sih, di Indonesia sendiri saat artikel ini ditulis belum ada perusahaan mobil listrik (setau saya). Lalu bagaimana kita bisa memanfaatkan kenaikkan mobil listrik ini?

Anda bisa berinvestasi ke perusahaan-perusahaan yang berkemungkinan untuk membuat mobil listrik seperti Astra Internasional (ASII) dan Indo Mobil (IMAS) di kemudian hari. Bisa juga berinvestasi saham ke perusahaan yang nantinya akan untung akan naiknya penggunaan mobil listrik, seperti perusahaan-perusahaan nikel.

Atau membeli reksadana global.

Post a Comment

0 Comments